Karakter Seseorang Bisa Dilihat dari Hewan Peliharaannya

Karakter Seseorang Bisa Dilihat dari Hewan Peliharaannya

Saat ini, orang yang memiliki fauna peliharaan semakin banyak. Bahkan diantara mereka rela merogoh kocek sampai dalam guna mendapatkan fauna peliharaan yang diinginkan, mulai dari fauna air, berkaki empat sampai reptil. Jika ditanya apa dalil utama merawat hewan, maka tak jarang dari mereka menjawab melulu sekedar suka atau senang dengan fauna peliharaan tersebut.

Padahal fauna peliharaan yang tak hanya dipertahankan dan diasuh dengan baik, tetapi dijadikan sebagai rekan hidup ataupun anggota keluarga dapat memberikan guna yang lebih guna si pemilknya, di antaranya bisa menurunkan stres, menciptakan seseorang lebih percaya diri dan terbuka sebab si empunya sudah terbiasa ditemani dan berinteraksi dengan fauna peliharaannya.

Sakin eratnya hubungan antara si empunya dengan fauna peliharaannya, ternyata dapat menimbulkan karakter yang sama. Hal tersebut pun diungkapkan sejumlah para berpengalaman yang dirangkum dari sekian banyak media bahwa karakter atau jati diri seseorang dapat dinilai menurut dari jenis fauna yang dipelihara.

Yuk, jajaki cek pembahasan di bawah ini, apakah karaktermu cocok dengan fauna peliharaan yang anda miliki?

1. Anjing
Anjing merupakan fauna peliharaan yang familiar dengan kesetiaannya. Bisa dibilang, kemanapun si pemiliknya pergi ke luar rumah, anjing itu akan menantikan di depan pintu rumahnya sampai si empunya pulang ke rumah.

Dilansir dari scientificamerican.com, orang yang merawat anjing mempunyai karakter atau jati diri yang rukun dengan keluarganya. Bahkan, nyaris semua orang yang memilhara anjing ini dapat sangat dominan terhadap lingkungan sekitar. Sebab, si pemilik ingin extrovert, teliti dan paling menyenangkan.

2. Kucing
Tak heran bila kucing menjadi fauna peliharaan yang popular di kalangan masyarakat. Banyak masyarakat yang rela menerbitkan uang tidak sedikit untuk melakukan pembelian kucing ras dengan harga yang tingga, laksana persia, himalayan, russian blue, anggora dan sebagainya. Sifat manjanya yang dipunyai kucing menciptakan semua orang yang melihatnya menjadi gemas hendak mengelus, menggendong dan sebagainya.

Berdasarkan riset yang dilaksanakan Denis Guatello pada Studi Carroll University di Wisconsin mengungkapkan, si empunya kucing memang memiliki jati diri yang introvert dan tidak cukup stabil dalam mengerjakan apapun, namun si pemilik pun mempunyai level kepintaran yang lumayan tinggi. Maka tak heran, bila orang yang memelihara kucing cenderung lebih kreatif.

Di samping itu, kucing yang dirasakan sebagai fauna yang berdikari sehingga ini juga dominan terhadap si empunya yang ingin lebih suka memblokir diri dan paling berhati-hati terhadap orang lain.

3. Ikan
Tak tidak banyak orang yang merawat ikan di rumahnya. Di samping dijadikan sebagai fauna peliharaan, tidak jarang kali ikan yang ditaro dilaman akuarium atau empang kecil menjadi salah satu dekorasi cantik di rumahnya. Ikan yang seringkali dijadikan sebagai peliharaann, contohnya ikan yang hidup di air tawar di antaranya: ikan cupang, koi, mas koki, louhan, bala-bala (Hiu Bala), discus, silver dollar, corydoras, Oscar, arwana, masfish, guppy dan masih tidak sedikit lagi.

Walau begitu, ikan pun mempunyai pengaruh yang lumayan kuat terhadap karakter seseorang yang merawat ikan.

Hasil Studi University of Oregano mengungkapkan, banyak sekali orang yang merawat ikan mempunyai sifat yang optimis, ramah, dan punya asa yang tinggi. Di samping itu, ingin mempunyai sifat yang introvert namun uniknya gampang memikat perhatian orang lain.

4. Burung
Warnanya yang bagus, suaranya yang indah, dan teknik merawatnya yang mudah, tak jarang orang yang memilih burung sebagai fauna peliharaan.

Survei Casinoroyal7 dari Harris Interactive menghasilkan bahwa orang yang memiliki fauna peliharaan berupa burung, seringkali bekerja dibidang administrasi, periklanan, kontruksi, dan marketing. Studi beda dari Psychological Report yang dilaksanakan pada 1983, empunya burung menunjukan level kekuasaan yang tinggi bakal sangat berfungsi di sejumlah jenis profesi.

Hasil dari kedua riset itu dapat dibilang, bahwa si empunya merasa sebagai orang yang supel dan ekspresif. Kebanyakan peneliti memandang karakter laksana ini yang dipunyai pemilik burung dapat lebih dari empunya anjing.

Burung yang seringkali dijadikan sebagai fauna peliharaan seperti, beo, kakatua, murai batu, cendet, lovebird, kenari, parkit, dan sebagainya.

5. Reptil
Sekarang ini semakin tidak sedikit orang yang menyukai fauna reptil. Bahkan tidak hanya menyukainya saja, tapi tidak sedikit orang pun yang menjadikan reptil sebagai fauna peliharaan di rumahnya. Hewan reptil ini dapat terdiri dari, kura-kura, ular, bearded dragon, monitor lizard, dan bunglon.

Memang tampak ekstrim, namun mereka yang mempunyai reptil itu ada kepuasan tersendiri dalam merawatnya. Di samping harus melawan rasa takut, si pemilik pun harus dapat paham tentang kehidupan reptil supaya reptil tersebut dapat nyaman dengan pemiliknya.

Survei yang dilaksanakan di University of Hertfordshire, Inggris menuliskan seseorang yang merawat reptile memili karakter atau jati diri yang paling berdikari bila dikomparasikan dengan pemilik fauna peliharaan lainnya.

Studi lain pun mengatakan, di samping lebih tersingkap dan suka berpetualang, empunya reptik juga dapat saja tampak cuek. Tapi tidak boleh khawatir, dibalik tersebut semua si empunya selalu menghargai apa yang dimilikinya.

Tidak Semua Benar, Tapi Menarik Diketahui
Adakah yang sesuai dengan pembahasan di atas menyoal evaluasi karakter atau jati diri seseorang menurut fauna peliharaan? Bila anda menemukan terdapat nilai positif yang sama dengan karaktermu, maka pertahankan. Tapi bila penilaian tersebut berupa urusan neatif, segeralah perbaiki karakter kamu. Tujuannya supaya bisa dominan baik antara karakter dengan perubahan situasi hidup ke arah yang lebih baik dimasa yang bakal datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *